Prodi Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA terlibat dalam Edukasi Lingkungan Citarum Harum di Sektor 18

Tim Abdimas Prodi Pendidikan Geografi UHAMKA berpose dengan salah satu warga setelah kegiatan berakhir.

Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA berpartisipasi dalam kegiatan percepatan dan pengendalian pencemaran Citarum, sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 15 tahun 2018. UHAMKA terlibat pada aspek edukasi pelestarian lingkungan pada sektor 18 di Desa Anggadita , Klari Karawang yang tergabung dengan beberapa universitas yaitu Univ Mercu Buana, Univ MH Thamrin, Univ Krisnadwipayana, UKI, UMJ, LSPR dan Stiami. kegiatan ini dibawah koordinasi LLDIKTI wilayah 3.

Pada sub sektor pengendalian dampak sampah di wilayah yang merupakan bagian sempadan sungai yaitu pada Dusun Sukajaya, Desa Anggadita Karawang, UHAMKA didelegasikan oleh tim Prodi Pendidikan Geografi dibawah koordinasi ibu Dr.Lelly Qodariah selaku ketua LPPM UHAMKA. Kegiatan ini diawali dengan survei wilayah dan pembuatan peta area sasaran kegiatan untuk memahami wilayah mana yang langsung berbatasan dengan sempadan Citarum.

Orto foto hasil survei lapangan obyek kegiatan

Pada kegiatan berikutnya dilakukan sosialisasi atas pentingnya menjaga lingkungan dengan mengurangi jumlah limbah domestik rumah tangga agar dimanfaatkan menjadi hal yang berguna pada tanggal 9 November 2018. Kemudian dilaksanakan pelatihan pembuatan pupuk organik pada tanggal 16 November 2018, dengan memanfaatkan limbah organik domestik rumah tangga. Pada pelaksanaan ini warga sangat antusias, karena memanfaatkan limbah organik rumah tangga yang mudah didapatkan tanpa mengeluarkan biaya tambahan.

Proses pembuatan pupuk organik berbahan organik limbah rumah tangga
salah satu mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi (Setyo Aris) mempraktekkan proses dekomposer, dengan menggunakan beberapa alat dan bahan.

Masyarakat Dusun Sukajaya merasa senang mendapatkan pelatihan dari segenap dosen dan mahasiswa. diharapkan dari kegiatan tersebut dapat memulai pengelolaan limbah selanjutnya menuju pembentukan Bank Sampah pada wilayah itu (WFR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *