Prodi Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA dan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wil II Lakukan Diseminasi Keilmuan dan Hasil Riset Bidang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika

 

Sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Program Studi Pendidikan Geografi dengan Stasiun Klimatologi Kelas 1 Bogor yang merupakan UPT Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika wilayah II pada tahun 2017, diadakan kegiatan lanjutan yaitu Diseminasi keilmuan dan riset bidang Meteologi, Klimatologi dan Geofisika.

Sambutan oleh Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wil. II, Joko Siswanto, S.Sos

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wil. II, Joko Siswanto, S.Sos, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas 1 Bogor, Drs. Budi Suhardi, DEA dan Dekan FKIP UHAMKA  Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd, selaku tuan rumah pelaksanaan yang sekaligus membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya Kepala Balai BMKG Wil II menyampaikan bahwa ini adalah permulaan yang sangat baik dalam mendukung tupoksi BBMKG wil II dalam melakukan diseminasi informasi-informasi mengenai meteorologi, klimatologi dan geofisika, serta menjadi mitra pelaksanaan riset dengan para stakeholder , salah satunya dengan FKIP UHAMKA pada Program Studi Pendidikan Geografi.

Dalam sambutan kedua oleh Dekan FKIP UHAMKA Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd, menyampaikan bahwa geografi sebagai keilmuan yang terdiri dari sisi fisik dan sosial perlu mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam informasi dinamika alam yang berpotensi bencana  atau memang sebagai potensi sumberdaya.

Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd, DEKAN FKIP UHAMKA sedang melakkan sambutan dan pembukaan acara

Pelaksanaan diseminasi keilmuan ini menampilkan enam judul makalah sebagai hasil keilmuan dan riset yang disampaikan oleh perwakilan UPT dan lembaga pendidikan yaitu

1. Potensi Gempabumi dan Tsunami di Wilayah Provinsi Jabar dan Banten oleh Sutiyono, S.Si, Kepala Bidang Data Informasi BBMKG Wil II

Paparan Persebaran potensi gempabumi oleh Sutiyono, S.Si, Kepala Bidang Data Informasi BBMKG Wil II

2.Pemanfaatan Data Pengamatan Cuaca Berbasis Penginderaan Jauh dan Model Numerik untuk Prediksi Cuaca dalam Mengurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi oleh Dr. Aries Kristianto, ST, M.Si, Kepala Program Studi Metorologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

 

Paparan mengenai Pemanfaatan Data Numerikal untuk bencana Hidrometeorologi. oleh Dr. Aries Kristianto, ST, M.Si, Kepala Program Studi Metorologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

3.Analisis Kerawanan Banjir menggunakan Pendekatan Kajian Geomorfologi di Provinsi DKI Jakarta oleh Siti Dahlia, M.Sc, Dosen Program Studi Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA

Sdri. Siti Dahlia, M.Sc ( Dosen Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA) menerima Cinderamata sebagai pemakalah mengenai Analisis Potensi banjir melalui pendekatan Geomorfologi

4. Dampak MJO terhadap Curah Hujan Ekstrim di Provinsi Jawa Barat oleh Drs. Budi Suhardi, DEA dan Hadi Saputera, S.Si, M.Si. Stasiun Klimatologi Kelas 1 Bogor

 

Drs. Budi Suhardi, DEA (kiri/Kepala Staklim Bogor) dan Hadi Saputra M.Si menjelaskan terkait madden julian oscillation terkait curah hujan ekstrem wilayah Jawa Barat

5.Karakteristik Siklon Tropis di Indonesia dan Sekitarnya. oleh Drs. Achmad Sasmita dan M Najib Habibie, M.Si, Puslitbang BMKG

Penjelasan oleh Drs Ahmad Sasmita ( Puslitbang BMKG) terkait terjadinya Siklon Tropis

6.Pemodelan Sederhana Distribusi Banjir untuk Pengambilan Keputusan Buka Tutup Pintu Air Kota Oleh Wira Fazri Rosyidin, M.Sc, Dosen Program Studi Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA

Dosen Prodi Pendidikan Geografi , Wira Fazri Rosyidin, M.Sc sedang menjelaskan mengenai pemodelan “distribusi” banjir untuk skenario buka-tutup pintu air kota

Hasil dari diseminasi rencana akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bekerjasama dengan Dewan Redaksi Jurnal Geo Edukasi dan Lingkungan. Kegiatan diseminasi terselengara dengan bantuan teknis dari Stasiun Kilmatologi Bogor, Prodi Pendidikan Geografi dan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Geografi UHAMKA ( HMPG), serta diikuti sejumlah 145 peserta yang terdiri dari unsur pendidik yaitu guru geografi wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Sukabumi, selain itu juga terdapat perwakilan dari BPBD Kabupaten Bogor dan BBWS Ciliwung ( WFR)